Rabu, 24 Februari 2010

Inter di Jalan yang Benar

Doni Wahyudi - detiksport


Getty Images
Jakarta - Inter Milan masih mengejar gelar Liga Champions pertamanya dalam lebih dari 45 tahun terakhir. Menyusul kemenangan atas Chelsea, Nerazzurri kini berada di jalan yang benar untuk mewujudkannya.

Menang 2-1 sesungguhnya bukan hasil terbaik yang bisa didapat Inter atas Chelsea. Dengan kondisi tersebut perjuangan Nerazzurri masih akan sangat berat karena di leg kedua nanti The Blues hanya butuh unggul 1-0 untuk mendepak mereka dari kompetisi Eropa.

Kalau Jose Mourinho merasa optimistis timnya bisa berbicara banyak di musim ini, menyusul kemenangan tersebut, itu karena Inter memang belum pernah menang di babak 16 besar Liga Champions dalam tiga tahun ke belakang. Dua dari tiga kegagalan tersebut malah dihadirkan oleh rekan-rekan Chelsea sesama klub Premier League.

Di musim 2008/2009 Inter cuma bisa bermain tanpa gol, 0-0, di leg pertama, yang juga digelar di Giuseppe Meazza. Namun saat melawat ke Old Trafford mereka dihajar dua gol tanpa balas. Agregat akhir 2-0 untuk Manchester United.

Mundur satu musim ke belakang lagi, 2007/2008, ada Liverpool yang jadi penghalang Inter. Kali itu kondisinya lebih memalukan karena La Beneamata takluk di kandang dan tandang, masing-masing dengan skor 0-1 dan 0-2.

Sementara di musim 2006/2007 Inter didepak Valencia. Bermain 2-2 di Milan, anak didik Roberto Mancini saat itu dipaksa bermain 0-0 saat melawat ke Mestalla. Inter pun kalah dengan aturan produktivitas gol tandang.

Kali terakhir Inter lolos dari babak 16 besar di musim 2005/2006. Adalah Ajax Amsterdam yang berhasil dikandaskan Inter dengan agregat 3-2, meski kemudian Inter didepak Villarrreal di perempatfinal.

"Jangan lupa kalau dalam beberapa tahun terakhir Inter selalu gagal menang di kandang (di babak 16 besar), atas Liverpool, Manchester United dan Valencia. Sudah sejak lama Inter tak pernah menang di leg pertama fase knockout, dan kini kami berhasil menundukkan tim yang sebelumnya tak terkalahkan di 14 laga Liga Champions," ucap Jose Mourinho mengomentari kemenangannya atas Chelsea di Football Italia.

Inter hingga kini masih berupaya menyudahi puasa gelar Liga Champions yang sudah bertahan lebih dari 45 tahun. Kali terakhir mereka menguasai Eropa adalah di tahun 1964–65.
( din / roz )

Indeks Berita

Baca Juga

Baca juga:

Barcelona ditahan Stuttgart, Bordeaux menang

Champions

Rabu, 24/02/2010
Bookmark and Share


Juara bertahan Barcelona gagal membawa pulang kemenangan dari lawatannya ke Jerman dalam pertandingan leg pertama babak perdelapanfinal Liga Champions melawan tuan rumah Vfb Stuttgart, Selasa (23/2) atau Rabu dinihari WIB.

Menurunkan semua permain terbaiknya, termasuk striker Zlatan Ibrahimovic yang sebelumnya sempat dikabarkan kurang fit, Barcelona harus puas dengan hasil imbang 1-1.

Pemain Jerman kelahiran Brasil, Cacau membawa tuan rumah Stuttgart memimpin lebih dulu pada menit ke 25, dan Barcelona menyamakan kedudukan di babak kedua melalui gol Ibrahimovic pada menit ke 52.

Hasil imbang ini cukup menguntungkan bagi Barcelona karena pertandingan leg kedua pada 17 Maret mendatang akan berlangsung di Nou Camp.

Sementara pada pertandingan lainnya, wakil Perancis, Bordeaux, membuka lebar-lebar peluang lolos ke babak perempatfinal setelah dalam pertandingan leg pertama dinihari tadi berhasil membekap tuan rumah Olympiakos Piraeus dengan skor tipis 1-0. Gol dicetak oleh Ciani pada menit ke 45.

Dua partai perdelapanfinal lainnya baru akan berlangsung Kamis (25/2) dinihari WIB nanti, yakni CSKA Moscow versus Sevilla, dan Inter Milan versus Chelsea.

Sedangkan empat partai lainnya sudah berlangsung pekan lalu dengan hasil sebagai berikut: AC Milan vs MU 2-3, Lyon vs Real Madrid 1-0, Bayern Munich vs Fiorentina 2-1, dan FC Porto vs Arsenal 2-1.
***

Berita sebelumnya:


Perdelapan Final I Liga Champions

Jadwal Pertandingan
Selasa (23/2)
VfB Stuttgart vs Barcelona
Olympiakos Piraeus vs Girondins Bordeaux

Rabu (24/2)
CSKA Moscow vs Sevilla
Inter Milan vs Chelsea

Hasil Pekan Lalu
Selasa (16/2)
AC Milan vs Manchester United 2-3
Lyon vs Real Madrid 1-0

Rabu (17/2)
Bayern Munich vs Fiorentina 2-1
FC Porto vs Arsenal 2-1

Hasil Pertandingan Minggu (21/2)

Serie A Italia
AS Roma vs Catania 1-0
Atalanta vs Chievo 0-1
Bologna vs Juventus 1-2
Cagliari vs Parma 2-0
Fiorentina vs Livorno 2-1
Palermo vs Lazio 3-1
Siena vs Napoli 0-0
Bari vs AC Milan 0-2

Divisi Primera Spanyol
Athletic Bilbao vs Tenerife 4-1
Malaga vs Espanyol 2-1
Osasuna vs Valladolid 1-1
Zaragoza vs Sporting Gijon 1-3
Almeria vs Atletico Madrid 1-0
Real Madrid vs Villarreal 6-2
Senin (22/2)
Valencia vs Getafe

Liga Premier Inggris
Blackburn vs Bolton 3-0
Aston Villa vs Burnley 5-2
Fulham vs Birmingham 2-1
Manchester City vs Liverpool 0-0
Wigan Athletic vs Tottenham 0-3

Bundesliga Jerman
Freiburg vs Hertha BSC 0-3
Werder Bremen vs Leverkusen 2-2
Wolfsburg vs Schalke 2-1

Teladan Kepemimpinan dan Kejujuran

http://arrisalah.org/main/images/rsgallery/original/maulid%20nabi.jpg
peraya'n maulin nabi besar MUHAMAD S.A.W.


Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW senantiasa dirayakan oleh umat Islam secara gegap-gempita. Perayaan maulid tentu bukan hanya ritual tahunan belaka atau sekadar merayakan lahirnya seorang bayi dari rahim ibunya. Hakikat perayaan maulid Nabi adalah memperingati lahirnya kepemimpinan agung dengan karakter kejujuran yang nyaris sempurna.

Dalam sebuah kitab berjudul Ad-Dardir disebutkan, dalam satu peristiwa Nabi Muhammad SAW singgah di Masjid Al-Aqsa (Al-Quds) untuk melakukan salat berjemaah bersama dua saudaranya sesama nabi, yaitu Nabi Musa (Moses) AS dan Nabi Isa (Yesus) AS. Adalah Nabi Muhammad SAW yang menjadi imam dalam salat berjemaah itu. Peristiwa itu terjadi sebelum Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam (al-isra') ke puncak langit ketujuh.

Teladan kepemimpinan

Dalam konteks kekinian bangsa Indonesia, peristiwa tersebut bisa dijadikan sebagai teladan baik bagi kepemimpinan nasional. Antara satu pemimpin dan pemimpin yang lain saling menghormati. Kepemimpinan suatu tokoh tidak harus diangkat 'setinggi langit' sambil 'menginjak' kepemimpinan tokoh yang lain. Itu karena kepemimpinan sejatinya ibarat mata rantai yang sambung-menyambung untuk terus mendorong bangsa ini maju ke depan dan mewujudkan cita-citanya.

Menurut hemat penulis, itulah makna penting salat berjemaah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW bersama dengan Nabi Musa AS dan Nabi Isa AS. Simbolisasi Nabi Muhammad SAW sebagai imam dalam salat berjemaah itu sejatinya dipahami sebagai penghormatan yang sangat tinggi dari 'para pemimpin terdahulu' kepada 'pemimpin masa kini', yaitu Nabi Muhammad SAW.

Bangsa ini sangat membutuhkan teladan kepemimpinan seperti itu. Sejauh ini, hubungan antara satu pemimpin dan pemimpin yang lain menjadi salah satu persoalan fundamental yang kemudian melahirkan persoalan-persoalan lain yang sangat merugikan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dikatakan demikian karena persoalan itu tak hanya semata tidak adanya hubungan baik antara mantan presiden dan mantan presiden yang lain, atau bahkan dengan presiden yang sedang memimpin. Lebih daripada itu, hubungan tidak baik di antara para pemimpin bangsa ini melahirkan sikap-sikap yang tidak harmoni, saling curiga, atau bahkan penurunan satu pemerintahan di tengah jalan.

Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW sejatinya dijadikan momentum oleh semua pihak (terutama para pemimpin bangsa yang terhormat) untuk meninggalkan semua kebiasaan buruk tersebut. Penyelesaian atas pelbagai macam persoalan bangsa ini membutuhkan campur tangan semua pihak, terutama para pemimpin yang terhormat. Dengan demikian, semua persoalan yang membebani pundak Republik bisa terasa lebih ringan.

Memimpin diri sendiri

Dalam salah satu hadisnya, Nabi Muhammad SAW menegaskan setiap manusia pemimpin bagi dirinya sendiri dan setiap kepemimpinan akan dimintai pertanggungjawaban.

Hadis tersebut hendak menegaskan setiap manusia mempunyai basis 'kepemimpinan kecil', yaitu kepemimpinan atas seluruh anggota tubuhnya untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat, bagi dirinya dan juga bagi orang lain. Basis kepemimpinan kecil itu juga berfungsi sebagai ruang 'uji coba' untuk menentukan apakah seseorang layak menjadi pemimpin dalam skala yang lebih besar seperti keluarga, negara, atau bahkan pada tingkat global.

Dengan kata lain, orang yang berhasil memimpin dirinya sendiri mempunyai kelayakan untuk menjadi pemimpin dalam skala yang lebih besar. Sebaliknya, tatkala tidak mampu menjadi pemimpin atas dirinya sendiri, seseorang tidak sepantasnya menjadi pemimpin dalam skala yang lebih besar. Bila tidak, semuanya akan menjadi rusak dan memudaratkan orang banyak.

Itulah yang menjadi fenomena buruk kepemimpinan di Republik ini. Banyak pihak berlomba dan mempertaruhkan segalanya untuk bisa menjadi pemimpin (legislatif, eksekutif, dan yudikatif), baik pada level daerah atau bahkan pada level nasional. Namun, tidak sedikit dari mereka yang bermasalah pada level basis kepemimpinan kecil sebagaimana telah dijelaskan. Salah satu indikasinya adalah setelah di pucuk kepemimpinan tidak sedikit dari mereka yang terlibat persoalan-persoalan krusial seperti korupsi, tidak memperjuangkan kemaslahatan mereka yang dipimpin, bahkan juga tersandung persoalan asmara.

Dalam perspektif hadis tersebut, tidak sedikit dari pemimpin bangsa yang tidak lulus dalam basis kepemimpinan kecil, seperti mengendalikan hawa nafsu, mempertajam mata hati, melakukan hal-hal yang dibolehkan, dan menjauhkan hal-hal terlarang. Alih-alih berbuat untuk kemaslahatan orang banyak, para pemimpin yang tidak lulus dalam basis kepemimpinan kecil hanya memperkaya diri sendiri dan golongan mereka, menggerus keuangan negara atas nama rakyat, dan memudaratkan bagi kehidupan bangsa dan negara. Pelbagai persoalan bangsa pun bukan bertambah ringan, melainkan bertambah berat.

Oleh karena itu, bangsa ini (terutama para elite) membutuhkan reorientasi kepemimpinan dan kejujuran para pemimpin; untuk apa mereka menjadi pemimpin bangsa ini? Kalau hanya untuk kepentingan diri sendiri dan golongan sendiri, lebih baik Anda kembali pada basis kepemimpinan kecil yang telah dianugerahkan oleh Tuhan kepada seluruh hamba-Nya; belajar mengendalikan hawa nafsu, mengendalikan tangan agar tidak melakukan hal terlarang, menjaga perut agar tidak dipenuhi oleh barang-barang haram, dan mengasah hati nurani agar peka terhadap persoalan yang ada.

Teladan kejujuran

Tentu saja, sebuah kepemimpinan harus dibangun di atas kejujuran. Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai sosok yang jujur, bahkan sebelum diangkat menjadi nabi. Atas dasar kejujuran yang sudah terbukti itu, Nabi Muhammad SAW mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk menjadi pemimpin. Bahkan menjadi pemimpin di 'negeri tetangga', Madinah, bukan di tempat kelahirannya sendiri, Mekah.

Tentu itu merupakan peristiwa langka yang sulit diulang oleh sejarah, terutama dalam konteks kekinian. Pada umumnya seorang calon pemimpin melakukan pencitraan sedemikian rupa dengan bermodalkan uang yang tidak sedikit untuk meneguhkan diri sebagai sosok yang baik, jujur, peduli rakyat, dan sejumlah kebaikan lainnya. Walaupun mungkin watak asli mereka bertolak belakang 100% dengan citra baik yang dipaksakan kepada publik.

Akibatnya adalah mereka tidak memimpin dengan sejumlah kebaikan yang dicitrakan itu. Sebaliknya, mereka memimpin dengan watak asli; rakus, pembohong, mengedepankan kepentingan diri sendiri, merasa paling benar, dan watak-watak buruk lainnya.

Oleh karena itu, jangan heran bila bangsa ini terus dililit pelbagai macam persoalan hingga hari ini. Itu disebabkan para pemimpin bangsa ini secara umum dipilih bukan karena kejujuran dan kebaikan yang sudah terbukti, melainkan karena kejujuran dan kebaikan yang dipaksakan melalui citra atau iklan. Baik para pemimpin yang duduk di jajaran eksekutif, legislatif, atau bahkan yudikatif.

Oleh Hasibullah Satrawi Alumnus Al-Azhar Kairo Mesir; peneliti pada Moderate Muslim Society (MMS) Jakarta

Sent from my BlackBerry® powered by

Selasa, 23 Februari 2010

liga ind0nesia

Club Klasemen

No Klub P W D L GD PTS
1 AREMA 21 14 3 4 27-9 45
2 PERSIPURA 21 9 9 3 35-24 36
3 PERSIBA BALIKPAPAN 20 10 4 6 26-16 34
4 PERSEMA 21 10 4 7 29-26 34
5 SRIWIJAYA FC 21 10 4 7 28-26 34
6 PERSIB 20 10 3 7 31-21 33
7 PERSIJA 20 8 8 4 23-16 32
8 PERSIWA 21 9 4 8 42-37 31
9 PERSELA 20 8 4 8 24-26 28
10 PERSIJAP 20 7 5 8 22-21 26
11 PSPS 19 7 4 8 20-21 25
12 PERSEBAYA 21 7 4 10 31-35 25
13 PERSISAM 21 6 5 10 17-26 23
14 BONTANG FC 19 5 7 7 26-26 22
15 PERSIK 21 5 7 9 22-30 22
16 PSM 20 5 6 9 13-28 21
17 PELITA JAYA 20 3 7 10 16-27 16
18 PERSITARA 20 4 4 12 14-31 16

Season top 10 goal scorer


G
ALBERTO GONCALVES DA COSTA ( PERSIPURA ) 14
ERICK WEEKS LEWIS ( PERSIWA ) 12
EDDIE FODAY BOAKAY ( PERSIWA ) 11
JULIO GABRIEL LOPEZ VENEGAS ( PERSIBA BALIKPAPAN ) 10
BOAZ T. ERWIN SALOSSA ( PERSIPURA ) 9
BAMBANG PAMUNGKAS ( PERSIJA ) 9
MOHD. NOH ALAM SHAH BIN KAMAREZAMAN ( AREMA ) 9
KEITH JEROME KAYAMBA GUMBS ( SRIWIJAYA FC ) 9
FRANCISCO ALDO BARRETO MIRANDA ( BONTANG FC ) 9
EDISON PIETER ROMAROPEN ( PERSIWA ) 9

Hot Gossip






Indonesian League


Headline News

slide
Duel Maut Bendol vs RD
19-02-2010
Pertemuan Persija Jakarta dengan Sriwijaya FC pada laga lanjutan Djarum ISL 2009/2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
slide
Persitara Realistis
19-02-2010
Persitara Jakarta Utara memilih realistis menjelang menantang tuan rumah Persipura Jayapura pada laga lanjutan Djarum ISL 2009/2010 di Stadion Mandala.
slide
Bonek Dapatkan Keringanan Hukuman
19-02-2010
Komisi Banding (Komding) PSSI meringankan hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada suporter Persebaya Surabaya, Bonek.
slide
Atasi Persik 3-0, Arema Makin Kokoh
19-02-2010
Arema Indonesia Malang sukses mengalahkan Persik Kediri.
slide
Persebaya Balaskan Dendam ke Persib
15-02-2010
Persebaya Surabaya berhasil memetik kemenangan saat menjamu Persib Bandung.

Recent News

gb Duel Maut Bendol vs RD
19-02-2010

Pertemuan Persija Jakarta dengan Sriwijaya FC pada laga lanjutan Djarum ISL 2009/2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
icon
gb Persitara Realistis
19-02-2010

Persitara Jakarta Utara memilih realistis menjelang menantang tuan rumah Persipura Jayapura pada laga lanjutan Djarum ISL 2009/2010 di Stadion Mandala.
icon
gb Bonek Dapatkan Keringanan Hukuman
19-02-2010

Komisi Banding (Komding) PSSI meringankan hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada suporter Persebaya Surabaya, Bonek.
icon

News Archieve

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 »



Watch Video Highlights

  • vid
  • vid
  • vid

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9»

Media Center

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 »

today match

HOME 24-02-2010
1530
AWAY
PERSIK
PERSIK
0 0
Stadion Brawijaya
Not Live

PERSELA
PERSELA

HOME 24-02-2010
1530
AWAY
PERSEBAYA
PERSEBAYA
0 0
Stadion Gelora 10 November
Live ANTV

PERSIJAP
PERSIJAP

Match Result

AREMA - PERSEBAYA 1:0 Detail
PERSEMA - PERSIK 3:1 Detail
PSM - PERSIBA BALIKPAPAN 1:0 Detail
PERSIB - PERSISAM 2:0 Detail
PERSIWA - PELITA JAYA 1:0 Detail
PERSIPURA - PERSITARA 2:2 Detail
PERSIJA - SRIWIJAYA FC 1:0 Detail
AREMA - PERSIK 3:0 Detail
PERSEMA - PERSEBAYA 3:1 Detail
PERSIWA - PERSITARA 3:0 Detail

top 5 in trouble


Kuning Merah
YOHAN IBO ( PELITA JAYA ) 8
LEONARD TUPAMAHU ( PERSIJA ) 7 1
GUNAWAN DWI CAHYO ( PERSIK ) 6 1
HARIONO ( PERSIB ) 6 1
MOHD. NOH ALAM SHAH BIN KAMAREZAMAN ( AREMA ) 6 1


Player ProfilE Today

ft 12

gb

Age : 25
Indonesia

Club : Persipura Jayapura
Pos : Mid
adv


Free Content

1024x768
800x600
1024x768
800x600
gb 1024x768
800x600
gb 1024x768
800x600